Ini adalah peringatan bagi para perokok. Segera matikan
rokok Anda jika di sekitar ada anak dan remaja. Pasalnya, anak yang menjadi
perokok pasif lama-lama akan ikut kecanduan nikotin.
Penelitian yang dilakukan para ahli dari Concordia dan
Universitas Montreal Kanada menemukan, remaja yang sering terpapar asap rokok
dari orangtua, saudara, teman atau orang di sekitarnya lambat laun akan mulai
merokok juga.
"Anak yang melihat orang lain merokok akan meniru
kebiasaan itu karena tak menganggap rokok sebagai bahaya. Hasil pengamatan kami
menunjukkan walau tidak pernah merokok, anak yang terpapar rokok akan melihat
kebiasaan itu wajar sehingga mereka akan mulai merokok di usia remaja,"
kata Simon Racicot, dari Departemen Psikologi Universitas Concordia.
Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nicotine
& Tobacco Research ini menambah panjang bukti dari efek negatif berada
di lingkungan perokok.
Peneliti senior Jennifer J. McGrath menyebutkan sekitar 60
persen anak di Amerika Utara merupakan perokok pasif. "Makin banyak
perokok di sekitar anak, makin tinggi paparan nikotin yang diterima mereka.
Padahal anak yang jadi perokok pasif menyerap nikotin dalam dosis lebih tinggi
dari perokok aktif," katanya.
Hasil riset awal menunjukkan paparan rokok akan memengaruhi
otak perokok pasif sehingga menimbulkan reaksi kecanduan, bahkan sebelum anak
tersebut mulai menjadi perokok.
Dalam penelitian ini 327 remaja usia 11-13 tahun
diwawancarai mengenai kebiasaan merokok, jumlah perokok di rumah dan lingkungan
mereka, serta situasi ketika mereka merokok.
"Pra remaja yang dikelilingi oleh perokok adalah calon
perokok juga," demikian kesimpulan para peneliti.
Oleh karena itu, para peneliti menyarankan
perlunya langkah pencegahan khusus untuk anak-anak yang menjadi perokok pasif.
Kesadaran akan bahaya rokok ini seharusnya sampai pada anak-anak dan
orangtuanya.

No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.